Penolakan Jenazah Covid-19 di Banyumas | HITAM PUTIH (14/04/20) Part 1



Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa setelah tragedi penolakan jenazah beberapa waktu silam, kini warga Banyumas sudah bisa menerima jenazah jenazah positif covid di daerahnya, setelah diberi penjelasan oleh tim medis dan ulama ulama setempat, tak sedikit dari warga juga rela menawarkan tanah dekat mereka sebagai tempat pemakaman jenazah COVID-19.
Pak Achmad tak mau lagi kejadian penolakan jenazah di 4 kecamatan yang membuatnya turun tangan menggali kubur itu erulang lagi, walaupun beliau sudah membuat taman makam khusus, namun sifatnya hanya untuk berjaga jaga.

###########
HITAM PUTIH
Selasa, 14 April 2020
————-
PART 1 :
PART 2 :
PART 3 :
PART 4 :
=======================
HITAM PUTIH
TAYANG SETIAP HARI SENIN – JUM’AT
PUKUL 18.00 WIB
=======================

#HitamPutih
#DeddyCorbuzier

Nguồn: https://financebiz.org

Xem thêm bài viết khác: https://financebiz.org/tin-hot/

  • "Saya sudah belajar dulu sebelumnya"
    Ini baru yang namanya pejabat pake otak dan hati.. bukan cuma omdo aja..

    Sehat sehat ya pak..

    Falda Renalda April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Ora mung njagong,kro ngomong tpi wani ngotong,…sehat selalu pak husen….

    Rahmadhani Agustina Eka Rahayu April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Om Dedi, yg jadi viral di Banyumas itu buka semata-mata warga menolak karena menguburkan pasien covid19 tapi warga merasa dibohongi, karena dikuburkan dilokasi pekarangan bukan kuburan, dan dilakukan secara diam diam, mungkin karena takut ketahuan dan ditolak sepert 3 kecamatan yg lain tapi nyatanya ketahuan juga ahirnya warga murka, apalagi pas perjalanan menuju lokasi listrik di padamkan, dan ketika warga ada yg tanya jawabanya untuk hal lain buka untuk mengubur jasad, coba mas Dedi kalau mau sebaiknya cari info sedetail mungkin jangan hanya dari satu sudut saja

    Suwandi April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Pwt❤

    Rayhan Hakim April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Bupatine wong NGAPAK..👍🏼👍🏼👍🏼

    Langit Djingga April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Setelah pak ganjar selesai menjabat, rela banget bapak yang ini jadi gubernur jateng

    Doni Budi April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Orng yg mninghal covid19 bukanya slpas dkburkan 24 jam virus akan mti sndrinya

    KimAkim April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Om deddy dan Hitam Putih. Mungkin bisa menghubungi pihak desa buat klarifikasi. Kenapa pemakaman di banyumas yg viral ditolak.
    Itu semua bukan kesalahan warga. Karena Dari pemerintah tidak ada ijin dan menguburkan dengan sembunyi2 om deddy.
    Jadi warga merasa di bohongi. Kalau ada koordinasi yang benar g mungkin ada kejadian seperti ini. Terimakasih

    Alvan Van April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Orng Indonesia masih bnyk yg goblok dan tolol.. dichina aja ngk ada masalah,HK ngk ada masalh..masih pinter2 orng luar negeri

    Erna purnama April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Wong Banyumas hadir lewih tepate kec Pekuncen

    Kukuh Harie April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Ramane jos banget👍

    agung prasetio April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Bupatine nyong😅

    Kezia Saputri April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Welehhhh bapake inyong melbu tv gaesss👍

    Ety Marety April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Dari kejadian viral penolakan ini, saya jadi belajar apa yg muncul di media tidak selamanya sama dg kenyataan

    Suwandi April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Welehhhh bapake inyong melbu tv gaesss👍

    Ety Marety April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Komen ke 4!!!!!!!!!!!!! ( °>°)

    MIN 1 GIRIAN ZIE April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Yg viral karena penolakan itu, karena warga yg menolak merasa dibohongi, om Dedi harusnya cari info bukan dari pihak bupati saja tapi dari pihak warga

    Suwandi April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • om deddy 😍😍😍

    Novi aja April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Lah ga tahu yg terjadi sebenarnya

    Suwandi April 14, 2020 12:49 pm Reply
  • Yes pertama

    ZAPteam Threewolf April 14, 2020 12:49 pm Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *